kwvwCjc9JlPxMerN0XtrFqINgoPtZhLVJN2mDQFb
© suguhanku. All rights reserved. Developed by Jago Desain

404Something Wrong!

The page you've requested can't be found. Why don't you browse around?

Take me back

Labels

Bookmark

Cara Membuat Lemper Tradisional: Sangat Mudah!

Cara Membut Lemper

Cara Membuat Lemper: kali ini kita akan membicarakan lemper. Lemper, siapa yang nggak tau lemper? Yap, hampir setiap orang tahu apa itu lemper.

Cirinya, kue lemper dibungkus menggunakan kue daun pisang yang digulung dan bahan dasarnya adalah beras ketan, sehingga ketika digenggam terasa berisi.

Walaupun cara membuat lemper begitu sederhana, namun lemper merupakan kue tradisional Indonesia yang enak dan disukai banyak orang karena memiliki rasa yang lengkap.

Sebagai salah satu kue tradisional Indonesia, bukan hanya sebagai makanan pembuka atau penutup makanan utama, lemper juga memiliki arti filosofi yang mendalam.

Sebelum kita lanjut membahas cara membuat lember, ada baiknya kita mengetahui sejarah dan makna filosofi lemper. 

Apa itu Lemper

Sebelum kita mengetahui cara membuat lemper, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu lemper.

Lemper adalah makanan ringan atau jajanan tradisional Jawa yang berisi ketan dan ayam cincang atau abon.

Ciri khas lemper adalah berbentuk bulat yang dibungkus dengan daun pisang sehingga menyerupai lontong, namun dengan ukuran yang lebih kecil.

Dahulu, lemper hanya dapat ditemukan pada waktu acara-acara tertentu, seperti prosesi hajatan, syukuran dan acara hari raya.

Sekarang, lemper menjadi kudapan sehari-hari karena lemper telah diperjualbelikan dan terkadang menjadi makanan pengganjal perut.

Sebagai kudapan tradisional, lemper memang memiliki rasa yang asin dan gurih.

Aroma lemper yang harum karena dibungkus dengan daun pisang serta rasa ketan yang pulen dengan isian ayam cocok dinikmati di pagi hari atau sore hari.

Sejarah Lemper

Selanjutnya, mari kita membahas sejarah lemper sebelum kita mengetahui cara membuat lemper. 

Sebagai cerminan serta refleksi pada diri kita, agar kita hidup dengan mengikuti norma yang telah berlaku secara turun temurun.

Tidak ada yang mengetahui siapa dan kapan orang yang pertama kali menciptakan lemper sebagai kudapan pengganjal perut ini.

Namun, sejarah telah menjelaskan bahwa lemper merupakan kudapan yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejarah ini telah terdokumentasi dalam Serat Centhini (dalam aksara jawa: ꦱꦼꦫꦠ꧀ꦕꦼꦟ꧀ꦛꦶꦤꦶ) yang telah lahir pada abad ke-18 M.

Lemper memang dapat dijumpai di daerah Jawa, namun lemper lebih banyak ditemukan di daerah Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

Selain itu, awalnya isian lemper tidak berisi ayam cincang atau abon, melainkan berisi serundeng (parutan kelapa muda yang digoreng), karena dahulu daging sangat mahal dan susah ditemukan.

Sehingga seiring berjalannya waktu lemper diisi dengan daging ayam cincang atau abon.

Makna Filosofi dan Pesan Moral Lemper

Makna filosofi dan pesan moral lemper dapat dilihat dari 2 hal. Yaitu dari nama lemper itu sendiri dan bahan utama yang terbuat dari ketan.

Dari namanya, lemper dalam bahasa Jawa merupakan singkatan dari “lem ojo memper”, atau dalam bahasa Indonesia berarti jika dipuji jangan berbangga hati dan tetaplah rendah hati.

Hal ini membuat setiap orang yang memakannya akan ingat bahwa dirinya hendaknya selalu memiliki sikap rendah hati.

Dilihat dari bahan bakunya, lemper hingga saat ini pun terbuat dari ketan. Ketan sendiri bertekstur lengket.

Tekstur lengket lemper berarti memiliki simbol persaudaraan yang lengket dan kuat. Sehingga setiap orang seyogyanya saling menguatkan dengan saudaranya sendiri.

Setelah mengetahui pesan moral dari lemper, yuk kita lanjut membahas tentang cara membuat lemper yang simple dan enak.

BACA JUGA: Cara Membuat Bibimbap Original (Suguhan Legend Korea)

Cara Membuat Lemper

Walaupun terlihat agak susah, nyatanya membuat lemper itu mudah dengan memahami cara yang simpel di bawah ini.

Hal yang perlu diingat ketika membuat lemper adalah dengan cara memilih beras ketan yang berkualitas bagus dan jangan pelit dengan rempah-rempahnya.

Karena, dengan memilih bahan yang berkualitas bagus, akan tercipta rasa gurih dan manis serta aroma yang wangi.

Langsung saja, berikut cara membuat lemper yang enak, gurih serta mantap.

Cara Membuat Lemper 1: Bahan-bahan

Bahan Ketan

  • 500 gram beras ketan berkualitas
  • 500 ml santan
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan (dipotong-potong)
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai diambil putihnya
  • Daun pisang untuk membungkus

Bahan Isian

  • 300 gram ayam atau 1 dada ayam + 1 paha ayam
  • 250 ml santan
  • 1 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai

Bumbu Halus

  • 6 butir bawang merah 
  • 4 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1 ketumbar
  • ½ sdt lada
  • ½ sdt garam
  • ½ gula
  • Minyak goreng untuk menumis

Cara Membuat Lemper 2: Membuat Beras Santan

  1. Cuci beras ketan kemudian rendam dalam air selama 3 jam.
  2. Setelah direndam, kukus beras ketan selama 30 menit.
  3. Sementara itu, siapkan panci lain, rebus santan, garam, daun pandan, daun salam, daun jeruk dan serai hingga mendidih.
  4. Setelah proses kukusan santan dan rebusan santan selesai, tuangkan santan ke dalam beras ketan. 
  5. Aduk hingga rebusan santan meresap ke dalam kukusan santan
  6. Kemudian, kukus kembali ketan hingga matang (sekitar 30 menit).

Cara Membuat Lemper 3: Membuat Isian Lemper

  1. Tumis seluruh bumbu halus hingga tercium aroma wangi.
  2. Kemudian, masukkan daun salam, daun jeruk dan serai serai (merupakan bahan isian), aduk sampai rata
  3. Lalu, masukkan ayam yang telah disuwir-suwir serta santan, didihkan hingga santan mulai habis, lalu angkat.
  4. Siapkan loyang, alasi dengan plastik, olesi minyak, ratakan beras ketan di atasnya, jangan lupa sesuaikan ukuran beras ketan.
  5. Lalu, taruh suwiran daging ayam, lalu tutup dan bentuk seperti tabung (lakukan hingga seluruh bahan habis).
  6. kemudian, bungkus semuanya di dengan daun pisang. 

Lemper pun telah siap disuguhkan.

Demikianlah cara membuat lemper tradisional yang mudah dan simpel. Semoga membantu, jika ada kurangnya, dengan senang hati kami menerima kritik dan saran yang membangun. Terima kasih telah mampir dan see ya!

Posting Komentar

Posting Komentar